Hendaknya untuk para Hafizh Qur'an atau Qurro' : 1. Meluruskan Niatnya, yakni Ikhlas Menggapai Ridha ALLAH ﷻ semata. Dari Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu 'Anha ia berkata : فَإِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَنِ الْتَمَسَ رِضَاءَ اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ كَفَاهُ اللَّهُ مُؤْنَةَ النَّاسِ وَمَنِ الْتَمَسَ رِضَاءَ النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ وَكَلَهُ اللَّهُ إِلَى النَّاسِ *_Aku pernah mendengar Rasûlullâh ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang mencari ridho Allah saat manusia tidak suka, maka Allah akan cukupkan dia dari beban manusia. Barangsiapa yang mencari ridho manusia namun Allah itu murka, maka Allah akan biarkan dia bergantung pada manusia.”_* 📚 (HR. Tirmidzi no. 2414 dan Ibnu Hibban no. 276. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Dalam lafazh Imam Ibnu Hibban rahimahullah disebutkan, مَنْ اِلْتَمَسَ رِضَا اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ رضي الله عنه وَأَرْضَى عَنْهُ النَّاسَ ، وَمَنْ اِلْتَمَسَ رِضَا النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ سَخِطَ...
Setiap tahun berulang, ada sebagian besar orang2 yg mengaku muslim, namun dengan dalih toleransi ( baca : tololransi ) mereka rela mengucapkan suatu kalimat yg membuat Allah murka, sebagaimana Firman-Nya dalam Surah Maryam 88-92. Ketahuilah, ucapan yg engkau anggap remeh dan sepele itu sangat berbahaya bagi Aqidahmu sendiri. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasûlullâh ﷺ bersabda, إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ لاَ يَرَى بِهَا بَأْسًا يَهْوِى بِهَا سَبْعِينَ خَرِيفًا فِى النَّارِ “Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu kalimat yg dia anggap itu tidaklah mengapa, padahal dia akan dilemparkan di neraka sejauh 70 tahun perjalanan karenanya.” 📚(HR. Tirmidzi no. 2314. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib) Nabi ﷺ juga bersabda, “Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yg tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yg memb...