PANJANG ANGAN-ANGAN, MERASA AMAN DARI DOSA-DOSA, DAN MENUNDA-NUNDA TAUBAT ADALAH KETERTIPUAN SEORANG HAMBA
Ketahuilah saudaraku, hal-hal yang membuat seseorang tertipu dengan dirinya sendiri yakni mereka yang panjang angan-angan dan menunda-nunda taubatnya kepada Allah ﷻ, serta terus menerus merasa aman dari dosa-dosa yang dia lakukan.
Al-Imam Ibnul Jauzy رحمه الله berkata,
ومنهم من يقول: "الرب كريم والعفو واسع" فيسمون تمنيهم واغترارهم رجاء، وهذا الذي أهلك عامة المذنبين
*_Sebagian orang ada yang mengatakan, 'Allah Maha Pemurah dan ampunan luas.' Jadi mereka menamakan angan-angan dan ketertipuan mereka sebagai harapan, dan inilah yang telah membinasakan keumuman orang-orang yang suka berbuat dosa._*
📖[Talbis Iblis: 887]
Ya, sikap terlalu meremehkan dosa2, baik dosa2 kecil bahkan dosa2 besar itu karena kita selalu menganggap angan-angan dan ketertipuan sebagai harapan, yakni terlalu besar rasa Harap/Raja' kita kepada Allah, meyakini Allah Maha Pengampun, Pemurah, Penyayang.
Dan ungkapan yg terkenal : *Maksiat aja dulu baru nanti Taubatnya, kan Allah Maha Pengampun*
Astaghfirullah.
Memang benar Allah itu Maha Penyayang, Maha Pengampun, Maha Pemurah, tapi jangan lupakan Allah Juga Keras Siksa-Nya
وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
*dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.*
📚{ Al Baqarah Ayat 196 }
Sikap seorang muslim yg benar itu yakni ketika menyeimbangkan antara Rasa Harap ( Raja' ), Takut ( Khauf ), Cinta ( Mahabbah), jika ada pada seorang muslim ketiga sifat ini maka dia adalah Muslim Ahlussunah yg Bertaqwa.
Dan janganlah tertipu dengan diri kita sendiri, dengan merasa aman dari dosa2.
Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbali رحمه الله berkata,
كان السلف يجتهدون في أعمال الخير ويَعدُّون أنفسهم من المقصرين المذنبين ونحن مع إساءتنا نعدّ أنفسنا من المحسنين
*_Dahulu para ulama salaf bersungguh-sungguh dalam mengerjakan amal-amal kebaikan. Namun demikian, bersamaan dengan itu mereka menganggap diri mereka termasuk orang-orang yang banyak kekurangan dan banyak dosa. Adapun kita, sebaliknya. Bersamaan dengan buruknya perbuatan kita (banyak dosa), namun kita justru menganggap diri ini termasuk orang-orang yang baik._*
📖[Al-Hikam al-Jadirah bil Idza'ah: 49]
#muhasabah
✍️Ibnu Deromat Al Falimbani
Allahu A'lam
Komentar
Posting Komentar