Pembunuh Penista Nabi dia bukan Teloris, dia adalah Mujahidin.
Bagi anda yg tidak sanggup menegakkan hukum hadd ( memenggal penista Nabi ) sejatinya iman anda lemah ! Ya Sama seperti saya, saya akui iman saya masih lemah.
Maka jika iman anda lemah, janganlah mencerca orang-orang yg imannya kuat dan ghirah keislamannya besar bahkan sampai rela mengorbankan nyawanya
Nabi mengatakan mengenai tingkatan amar ma'ruf nahi mungkar
عن أبي سعيد الخدري -رضي الله عنه- قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: من رأى منكم منكرا فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان
وفي رواية : ليس وراء ذلك من الإيمان حبة خردل
Dari Abu Sa’id Al Khudry -radhiyallahu ‘anhu- berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, “Barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah.”
(HR. Muslim no. 49)
Dalam riwayat lainnya dikatakan :
"Tidak ada sesudah itu (mengingkari dengan hati) keimanan sebesar biji sawi (sedikitpun)”
Mengingkari dengan hati adalah selemah-lemah iman, jadi kalau di dalam hati saja tidak ada pengingkaran terhadap penista Nabi, maka hilang sudahlah iman anda, tidak ada lagi keimanan walaupun hanya sebesar biji sawi.
Itu artinya anda murtad dari Islam !
Karena tidak ada keimanan bagi orang yg tidak mau membela kehormatan Nabinya !
_______
✍️Ibnu Deromat Al Falimbani
Allahu A'lam
Komentar
Posting Komentar